Lintaswaktu.news – Lebak, Banten.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI tahun ini yang diselenggarakan di SDN 1 Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Mekanisme pelaksanaan dinilai berjalan tertib, transparan, dan mampu menciptakan suasana ujian yang kondusif bagi peserta didik, Rabu (11/02/2026).
Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, panitia penyelenggara menunjukkan komitmen tinggi dalam memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan. Koordinasi antara pihak sekolah, pengawas, serta Dinas Pendidikan setempat berlangsung dengan baik, sehingga mampu meminimalkan kendala teknis di lapangan.
Ketua Gugus 3, H. Eman Suherman, S.Pd. SD, menyampaikan bahwa mekanisme pelaksanaan TKA tahun ini lebih sistematis, mulai dari distribusi soal, pengawasan ruang ujian, hingga pengumpulan serta pengolahan hasil tes.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, jujur, dan adil. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran dan membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua KKG Gugus 3 Dodi Hemayanto, S.Pd., menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam dunia pendidikan.
“TKA bukan hanya sekadar evaluasi akademik, tetapi juga sarana untuk memotivasi siswa agar terus semangat belajar, berani bermimpi, dan mengembangkan potensi diri secara maksimal. Peran guru sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, dan tanggung jawab kepada peserta didik,” tuturnya.
Sementara itu, Bendahara KKG Gugus 3 Nahrudin, S.Pd., SD, mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus menjaga komitmen dan dedikasi dalam mendidik generasi penerus bangsa serta dibutuhkan kesadaran dalam kewajibannya pada seluruh anggota kkg gugus 3 cilograng agar semua kegiatan berjalan dengan lancar
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Dengan kerja sama, keikhlasan, dan semangat pengabdian, kita dapat mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan. Mari kita jadikan setiap proses pembelajaran sebagai ladang amal dan pengabdian terbaik,” ungkapnya.
Selain itu, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas serta pengawasan yang optimal turut menjaga integritas pelaksanaan TKA. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan penilaian yang objektif dan menjadi bahan evaluasi pembelajaran yang akurat.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan profesional, TKA kelas VI diharapkan dapat menjadi tolok ukur efektif dalam mengukur capaian kompetensi akademik siswa sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di masa mendatang.
(Red/tim)






















