Lintaswaktu.News – Lebak – Pengajian Desa rutin yang dirangkaikan dengan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Cipendeuy Lebak, Desa Kersaratu, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Rabu, 7/10/2026.
Kegiatan yang diikuti ratusan jamaah tersebut digelar sebagai bagian dari kegiatan keagamaan sekaligus momentum untuk memperkuat keimanan, ukhuwah Islamiyah, serta silaturahmi masyarakat Desa Kersaratu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Desa Kersaratu K. Ruslan, Kepala Desa Kersaratu Abdul Kholik, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Tokoh Pemuda Desa Kersaratu, Widiyana, S.Pd.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, jamaah mengikuti pembacaan manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani, tahlil bersama, dan tausiyah keagamaan.
Ketua MUI Desa Kersaratu, K. Ruslan, mengatakan peringatan haul hendaknya tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengambil keteladanan dari akhlak, kesalehan, dan keilmuan Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani.
“Haul ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneladani kesalehan dan keilmuan Syekh Abdul Qodir. Pengajian rutin seperti ini harus terus kita jaga,” ujar K. Ruslan. Rabu, (7/10/2026).
Sementara itu, Kepala Desa Kersaratu, Abdul Kholik, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan keagamaan secara rutin dapat menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Desa sangat mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Selain sebagai syiar agama, pengajian ini juga menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat,” ungkap Abdul Kholik.
Dukungan juga disampaikan Tokoh Pemuda Desa Kersaratu, Widiyana, S.Pd. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi positif sekaligus membentuk karakter generasi muda yang religius dan peduli terhadap lingkungan sosial.
“Kami pemuda Desa Kersaratu siap mendukung dan menjadi garda terdepan dalam setiap kegiatan keagamaan dan sosial di desa. Semoga dengan pengajian rutin ini, pemuda semakin dekat dengan masjid dan ulama,” kata Widiyana, S.Pd.
(Oji DN)






















