Lintaswaktu.news – Lebak – Minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas Jalan Sukaraja–Kersaratu, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, dikeluhkan masyarakat. Kondisi jalan yang gelap di sejumlah titik dinilai mengurangi kenyamanan dan berpotensi meningkatkan risiko keselamatan pengguna jalan, khususnya saat melintas pada malam hari.
Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut, baik melalui pemasangan lampu PJU baru maupun perbaikan fasilitas penerangan yang sudah tersedia tetapi tidak berfungsi.
Salah seorang warga yang kerap melintasi ruas jalan tersebut, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa penerangan jalan merupakan fasilitas penting untuk menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Menurutnya, minimnya penerangan membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hari. Oleh karena itu, diperlukan perhatian serius dari pemerintah agar kebutuhan penerangan di sepanjang jalur tersebut dapat segera ditangani.
“Harapannya, pemerintah bisa turun langsung melihat kondisi di lapangan dan segera mengambil langkah untuk mengatasi minimnya penerangan jalan ini. Penerangan sangat dibutuhkan masyarakat, terutama bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari,” ujar warga tersebut, Jumat (16/10/2026).
Ia menambahkan, keberadaan PJU bukan sekadar pelengkap infrastruktur jalan, melainkan bagian penting dalam mendukung keselamatan pengguna jalan. Penerangan yang memadai dapat membantu pengendara melihat kondisi jalan, mengenali potensi hambatan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di area yang minim cahaya.
Warga juga berharap persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa tindak lanjut. Pemerintah desa, pemerintah daerah, serta instansi teknis yang berwenang diharapkan dapat berkoordinasi untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan langsung terhadap titik-titik yang belum memiliki penerangan maupun lampu PJU yang mengalami kerusakan.
“Jangan sampai persoalan ini terus berlarut-larut. Kami berharap ada pengecekan langsung dan tindak lanjut nyata dari pihak terkait agar kebutuhan penerangan di sepanjang jalan ini bisa segera ditangani,” tambahnya.
Menurut warga, pendataan dan pemeriksaan kondisi di lapangan perlu dilakukan agar penanganan dapat tepat sasaran. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan pemasangan lampu baru maupun perbaikan fasilitas PJU yang sudah ada, sesuai dengan kondisi lapangan dan kewenangan masing-masing instansi.
Masyarakat menegaskan bahwa penanganan persoalan ini tidak cukup hanya melalui peninjauan. Diperlukan langkah nyata agar ruas Jalan Sukaraja–Kersaratu dapat dilalui dengan lebih aman dan nyaman, terutama pada malam hari.
Selain mendukung kenyamanan berkendara, penerangan yang memadai juga diharapkan dapat membantu pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan serta mengurangi potensi bahaya akibat terbatasnya jarak pandang.
“Harapan kami, pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kebutuhan penerangan jalan demi keselamatan bersama. Penerangan yang memadai bukan hanya menunjang kenyamanan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan,” tutupnya.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut melalui pengecekan lapangan, pendataan kebutuhan, serta pemasangan atau perbaikan PJU sesuai kewenangannya. Langkah konkret tersebut dinantikan agar ruas Jalan Sukaraja–Kersaratu, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, dapat dilalui masyarakat dengan lebih aman dan nyaman.
(Oji DN)






















